Hari Kedua Program Pengenalan Akademik PPG Prajabatan Angkatan VI




Seperti hari pertama, kegiatan PPA pada hari kedua diawali dengan apel pagi. Setelah apel, kami kembali diarahkan menuju auditorium untuk menerima materi. Sesi pertama untuk materi di hari kedua ini berjudul Etika dan Estetika Guru Profesional. Materi tersebut seharusnya disampaikan oleh Prof. Lutfhi, namun karena ada family beliau yang meninggal, maka materi tersebut disampaikan oleh Dr. Titik Indarti.

SESI 1

Pada kuliah umum sesi pertama ini, Dr. Titik Indarti menyampaikan bahwa ada tiga komponen jabatan guru sebagai professional yang termuat dalam Deklarasi guru sebagai jabatan profesi yang dideklarasikan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 4 Desember 2004. Ketiga komponen tersebut meliputi etika, logika, dan estetika. Etika sendiri dapat diartikan sebagai norma, nilai, kaidah, dan ukuran tingkah laku. Seorang guru yang professional diharapkan dapat memenuhi etika yang berlaku dalam masyarakat. Oleh karena itu, seorang guru dituntut untuk memiliki kepribadian yang baik. Adapun norma, nilai, kaidah, dan ukuran tingkah laku guru sudah diatur dalam kode etik guru pada UU No. 11 Tahun 2005.


Komponen kedua yang harus dimiliki seorang guru adalah logika. Sumber dari logika sendiri adalah salah dan benar. Disinilah seorang guru diharapkan bias berfikis logis dalam artian harus dapat membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Dengan dikuasainya komponen ini, diharapkan guru dapat memberikan keputusan yang tepat untuk mengatasi segala permasalahan yang ada di sekolah sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diingikan sebagaiamana khasus pemukulan siswa terhadap guru yang ada di kapubaten Sampang, Madura beberapa waktu yang lalu.

Tak kalah pentingnya adalah komponen terakhir yaitu estetika. Komponen ini membahas bagaimana keindahan bias terbentuk, dan supaya orang dapat merasakannya. Tujuan dari komponen ini sendiri adalah untuk menemukan ukuran yang berlaku secara umum. Dengan dikuasainya komponen ini, diharapkan seorang guru dapat melakukan inovasi pembelajaran sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta didiknya.

Pada bagian akhir, beliau kembali mengingatkan motivasinya pada hari sebelumnya bahwa ada banyak alasan agar orang menjadi tidak sukses. Tapi hanya ada satu alasan untuk menjadi sukses yaitu jangan banyak alasan.

SESI 2
Motivasi dan dinamika dalam kelompok, itulah tema kuliah umum pada kegiatan PPA hari kedua sesi ke dua. Materi ini disampaikan langsung oleh ketua prodi Bimbingan dan Konseling, Drs. Nursalim, M.Si. 

Beliau menjelaskan bahwa masalah utama yang dihadapi manusia sejak dulu sampai sekarang tidaklah berubah. Malas masih tetap menduduki posisi pertama yang tidak pernah bosan untuk menghalangi seseorang untuk menjadi sukses. Namun, ada sebuah jurus ambuh untuk menghindarkan diri kita dari malas. Jurus tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah dorongan secara psikologis untuk bertindak atau yang lebih dikenal dengan motivasi.

Berdasarkan sumbernya, motivasi ini dibagi menjadi dua yaitu motivasi internal yang bersal dari dalam diri sendiri dan motivasi eksternal yang berasal dari luar. Banyak orang mengatakan bahwa motivasi internal lebih dibutuhkan seseorang untuk mengobati rasa malas. Sesungguhnya pernyataan itu tidaklah salah. Namun, akan lebih baik apabila keduanya seimbang mengingat pentingnya motivasi eksternal yang berfungsi sebagai pendorong motivasi internal supaya tetap terjaga kekuatan dari motivasi tersebut. 

Ada beberapa tips yang beliau sampaikan untuk dapat mewujudkan cita-cita kita, diantaranya adalah :

  1. Mengunci impian hidup yang ingin dicapai
  2. Menentukan sasaran dengan memperhatikan pemikiran yang realistis, terukur, spesifik, dan fleksibel
  3. Memiliki rasa cinta yang besar
  4. Memiliki komitmen yang kuat
  5. Memilih teman bergaul yang bias memotivasi
  6. Rajin membaca bacaan yang berkualitas
  7. Meminta tolong kepada Tuhan

Mengingat hari kedua ini adalah hai jumat, dan waktu sudah menunjukkan pukul 11.10 wib, maka beliau mempersilahkan kita untuk beristirahat dan melakukan ibadah sholat jumat. Sedangkan untuk materi dinamika kelompok akan dilanjutkan kembali pada pukul 13.30 wib

Tepat pukul 13.30 kuliah umum dilanjutkan kembali. Masih bersama dengan Drs. Nursalim, M.Si melajutkan materi tentang dinamika kelompok. Bagi seorang guru professional, memahami dinamika kelompok ini sangatlah penting karena dinamika kelompok sendiri dapat diartikan sebagai konsep yang menggambarkan proses kelompok yang selalu bergerak, berkembang, dan menyesuaikan diri dengan keadaan yang berubah. Adapun tujuan dinamika kelompok ini sendiri adalah :

  1. Menimbukan kepekaan
  2. Menimbulkan solidaritas
  3. Menciptakan komunikasi yang terbuka
  4. Memunculkan niat baik antara sesama
  5. Dengan adanya tujuan tersebut, maka dinamika sendiri dapat digunakan untuk
  6. Menentukan cara mengambil keputusan
  7. Melihat adanya persepsi yang berbeda
  8. Pergaulan dan kerjasama
  9. Mempermudah dalam pengambilan keputusan
  10. Mempermudah dalam mencapai tujuan

Ada beberapa alasan mengapa seseorang cenderung bergabung dalam kelompok. Alasan tersebut diantaranya adalah :
  1. Ingin mencapai keuntungan timbal balik
  2. Rasa aman
  3. Memenuhi kebutuhan social
  4. Memenuhi kebutuhan harga diri

Sedangkan untuk peristiwa-peristiwa yang sering terjadi antara lain :

  1. Komunikasi, baik dalam bentuk verbal ataupun non verbal
  2. Saling mempengaruhi
  3. Kerjasama
  4. Konflik yang terjadi akibat adanya perbedaan
  5. Umpan balik antar anggota
  6. Saling percaya
  7. Keterbukaan
  8. Realisasi atau aktualisasi diri
  9. Saling tergantung
  10. Efektifitas
Pada bagian akhir, beliau menyampaikan tentang stuktur kelompok yang terbagi dalam chain (rantai) dimana pembagiannya berdasarkan herarki atau rangking, wheel (terpusat) yaitu menunjuk seorang pemimpin, dan circle (melingkar) yang merupakan struktur terbaik.

SESI 3


Sesi ini merupakan sesi terakhir perkuliahan umum dalam rangka kegiatan PPA PPG Prajabatan angkatan VI. Materi yang dibahas pada sesi terakhir ini adalah kebijakan STOK Bidang Pendidikan Tingkat Pusat dan Daerah yang disampaikan langsung oleh Drs. Martadi, M.Si. Cara penyampaian materi beliau ini sangat luar biasa untuk mengobati rasa capek akibat duduk berkepanjangan selama kurang lebih tujuh jam. Dimulai dengan tantangan untuk memperolah hadiah sebuah buku dimana hadiah tersebut hanya dapat diambil dengan maju dua langkah saja pada jarak yang telah beliau tentukan. Hal ini tentu saja membuat para peserta berebut untuk maju kedepan dan tentu saja membuat suasana ruangan menjadi hidup kembali.

Setelah membagikan hadiah, beliau kembali membuat suasana petjah dengan menyampaikan filosofi yang ada pada sebuah jari. Tiga garis dan lima jari yang ada pada tangan, diuraikan beliau dengan begitu romantisnya sehingga banyak yang terhipnotis oleh beliau pada kala itu.
Dirasa cukup dalam usaha beliau membuat ruangan kembali aktif, beliau kembali pada materi tentang struktur organisasi bidang pendidikan tingkat pusat dan daerah. Penjelasan beliau tentang materi tersebut sangatlah detai dan gambling memngingat beliau sendiri merupakan sosok yang ditunjuk oleh ibu wali kota Surabaya, Tri Risma Harini untuk mengurusi bidang pendidikan di kota Surabaya. Pada bagian akhir, beliau menyampaikan bahwa pendidikan yang merupakan sebuah sistem tentu dibutuhkan sebuah sinergi. Dengan adanya sinergi, diharapkan akan adanya kerjasama yang baik sehingga dapat saling melengkapi.

Itulah teman-teman sedikit pengalaman  PPA PPG Prajabatan hari kedua. Tentunya, sebelum mengakhiri kegiatan dilaksanakan apel sore terlebih dahulu untuk mengetahui kelengkapan anggota Ki Hajar Dewantara VI. Dan karena kondisi sore kala itu hujan lagi, maka untuk acara apel sore dilakukan dalam ruangan audit kembali. Semoga tulisan ini bermanfaat, salam Ki Hajar Dewantara VI.
Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Saya percaya pembaca blog memiliki pemikiran yang lebih dewasa dalam memberikan sebuah tanggapan atau komentar. Tidak sulit membuat saya bahagia, cukup tinggalkan komentar, bukan spam!